Rock n ' roll pura-pura
Labels: muntahkata, psychedelic, puisi
I will always be the virgin-prostitute, the perverse angel, the two-faced sinister and saintly woman ... Life is not rational; it is just mad and full of pain. Do not seek the because - in love there is no because, no reason, no explanation, no solutions. You are a sexual angel, but you're an angel just the same. You are a narcissist. That is the raison d'etre of the journal. Journal writing is a disease. But it's all right. It's very interesting. - Anais Nin
Labels: muntahkata, psychedelic, puisi
Labels: contemplation, dakwah, distopia, perempuan, psychedelic, puisi, symbolandmeaning
Teraya membiarkan angin bertiup menembus ubun-ubun di kepalanya yang sedang kosong...
dan pada multiply kutambahkan...
Datanglah para pecandu
Rasukilah aku seperti dulu
Bisikilah dengan dusta-dustamu yang biasa ku telan hingga tenggelam ke dalam waktu
Ajari jemariku menari dengan lihai, seperti bibirku dalam mengecup kepahitan
Bawa aku pada tandu kematian
Membelah lidah api seperti terbelahnya laut hitam
Palung-palung itu begitu dingin, begitu nyaman
Tempatku bersarang pada sebuah dimensi
Dimana hanya aku dan tuhanku yang mengerti
Aku merindu melangkah seorang diri
Bersandar pada angin dan semesta
Menjadi anak alam penangkal malapetaka
Datanglah para pecandu
Rasukilah aku seperti dulu
Tanpa dunia semaya kasat mata
Bisa apa aku?
Terbatas pada kata
Depok, 26 Feb 2009
Labels: blog, contemplation, me, muntahkata, psychedelic, puisi, symbolandmeaning, thought
Labels: blog, psychedelic